ASN BerAKHLAK: 7 Nilai Dasar ASN dan Contoh Penerapannya
![]() |
BerAKHLAK menjadi nilai dasar ASN dalam bekerja, berperilaku, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. |
ASN BerAKHLAK: 7 Nilai Dasar ASN dan Contoh Penerapannya dalam Pekerjaan
BerAKHLAK bukan sekadar slogan. Nilai dasar ini menjadi pedoman bagi ASN dalam berpikir, bekerja, berperilaku, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), istilah BerAKHLAK tentu sudah tidak asing lagi. BerAKHLAK merupakan core values atau nilai dasar ASN yang berlaku secara nasional.
Nilai dasar tersebut terdiri atas Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Penerapan nilai BerAKHLAK ditujukan untuk memperkuat budaya kerja ASN sekaligus mendukung pencapaian kinerja individu dan tujuan organisasi. Hal ini ditetapkan melalui Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 20 Tahun 2021 tentang Implementasi Core Values dan Employer Branding Aparatur Sipil Negara.
Lalu, apa arti masing-masing nilai tersebut dan bagaimana contohnya dalam pekerjaan sehari-hari?
Apa Itu ASN BerAKHLAK?
BerAKHLAK adalah akronim dari tujuh nilai dasar ASN, yaitu:
Berorientasi Pelayanan
Akuntabel
Kompeten
Harmonis
Loyal
Adaptif
Kolaboratif
Kementerian PANRB menjelaskan bahwa BerAKHLAK menjadi nilai dasar yang digunakan untuk memperkuat budaya kerja ASN. Sementara itu, employer branding ASN adalah “Bangga Melayani Bangsa.”
Artinya, ASN tidak hanya dituntut menyelesaikan pekerjaan administratif, tetapi juga harus menunjukkan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai tersebut dalam pelaksanaan tugas.
1. Berorientasi Pelayanan
Nilai pertama adalah Berorientasi Pelayanan.
Maknanya adalah memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat.
Panduan perilakunya antara lain:
Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan.
Melakukan perbaikan secara terus-menerus.
Contoh dalam pekerjaan
ASN yang berorientasi pelayanan tidak hanya bertanya, “Apakah pekerjaan saya sudah selesai?”
Lebih dari itu, ia juga perlu melihat apakah pelayanan yang diberikan sudah mudah dipahami dan membantu masyarakat.
Contohnya:
Menjelaskan persyaratan pelayanan dengan bahasa yang mudah dipahami.
Memberikan informasi yang benar dan tidak berbelit-belit.
Merespons pertanyaan masyarakat dengan sopan.
Mencari solusi sesuai kewenangan ketika masyarakat mengalami kendala.
Terbuka terhadap masukan untuk memperbaiki pelayanan.
Pelayanan yang baik tidak selalu membutuhkan sesuatu yang rumit. Sikap ramah, jelas, cepat, dan mau membantu juga merupakan bagian penting dari pelayanan.
2. Akuntabel
Akuntabel berarti bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan.
Dalam panduan perilaku ASN, nilai ini antara lain diwujudkan dengan melaksanakan tugas secara jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi.
ASN juga harus menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif, dan efisien serta tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan.
Contoh dalam pekerjaan
Penerapan akuntabel dapat terlihat dari hal-hal sederhana seperti:
Menyelesaikan pekerjaan sesuai tanggung jawab.
Menggunakan anggaran sesuai ketentuan.
Menjaga dokumen dan data kedinasan.
Tidak menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi secara tidak semestinya.
Membuat laporan berdasarkan kondisi yang sebenarnya.
Berani bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan.
Akuntabilitas pada akhirnya berkaitan dengan kepercayaan.
Ketika ASN diberikan amanah, maka amanah tersebut harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
3. Kompeten
Nilai ketiga adalah Kompeten.
ASN diharapkan terus belajar dan mengembangkan kapabilitas.
Panduan perilakunya meliputi:
Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah.
Membantu orang lain belajar.
Melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.
Contoh dalam pekerjaan
Dunia kerja terus mengalami perubahan. Sistem pelayanan semakin banyak menggunakan teknologi, aturan dapat berubah, dan kebutuhan masyarakat juga berkembang.
Karena itu, ASN perlu terus meningkatkan kemampuan.
Contohnya:
Mengikuti pelatihan yang relevan dengan pekerjaan.
Mempelajari aplikasi atau sistem baru.
Membaca dan memahami perubahan regulasi.
Berbagi pengetahuan dengan rekan kerja.
Tidak berhenti belajar setelah mendapatkan jabatan tertentu.
Berusaha menghasilkan pekerjaan dengan kualitas yang baik.
Menjadi kompeten bukan berarti harus mengetahui semuanya.
Yang penting adalah memiliki kemauan untuk terus belajar dan memperbaiki kemampuan.
4. Harmonis
Harmonis berarti saling peduli dan menghargai perbedaan.
Dalam lingkungan kerja, ASN bertemu dengan orang-orang yang memiliki latar belakang, karakter, pengalaman, dan cara berpikir yang berbeda.
Panduan perilaku Harmonis antara lain:
Menghargai setiap orang apa pun latar belakangnya.
Suka menolong orang lain.
Membangun lingkungan kerja yang kondusif.
Contoh dalam pekerjaan
Penerapan nilai Harmonis dapat dilakukan dengan:
Menghargai pendapat rekan kerja.
Tidak merendahkan orang lain.
Membantu rekan yang mengalami kesulitan dalam pekerjaan.
Menjaga komunikasi agar tetap baik.
Tidak membuat suasana kerja menjadi tidak nyaman.
Menyelesaikan perbedaan pendapat secara profesional.
Lingkungan kerja yang harmonis bukan berarti semua orang harus selalu memiliki pendapat yang sama.
Perbedaan pendapat tetap dapat terjadi. Yang penting adalah bagaimana perbedaan tersebut disikapi dengan saling menghargai.
5. Loyal
Loyal berarti berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
Panduan perilaku Loyal mencakup memegang teguh ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta pemerintahan yang sah.
ASN juga perlu menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi, dan negara serta menjaga rahasia jabatan dan negara.
Contoh dalam pekerjaan
Nilai Loyal dapat diterapkan melalui:
Menjalankan tugas sesuai ketentuan.
Menjaga nama baik instansi.
Menjaga informasi yang memang bersifat rahasia.
Tidak menyalahgunakan informasi kedinasan.
Menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dalam pelaksanaan tugas.
Loyal bukan berarti sekadar mengikuti perintah.
Loyalitas ASN harus berjalan bersama aturan, integritas, dan tanggung jawab sebagai aparatur negara.
6. Adaptif
Perubahan merupakan bagian dari dunia kerja ASN.
Karena itu, ASN perlu memiliki nilai Adaptif, yaitu mampu menyesuaikan diri dengan perubahan sekaligus terus berinovasi.
Panduan perilakunya meliputi:
Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan.
Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas.
Bertindak proaktif.
Contoh dalam pekerjaan
Contohnya:
Mau mempelajari sistem kerja digital yang baru.
Tidak terus mempertahankan cara lama jika sudah tidak efektif.
Mencari cara yang lebih sederhana untuk menyelesaikan pekerjaan.
Mengusulkan perbaikan proses kerja.
Bersikap proaktif ketika menghadapi perubahan.
Adaptif bukan berarti mengikuti semua perubahan tanpa pertimbangan.
ASN tetap perlu memahami aturan dan memastikan perubahan yang dilakukan tetap sesuai ketentuan.
7. Kolaboratif
Nilai terakhir adalah Kolaboratif.
Kolaboratif berarti membangun kerja sama yang sinergis.
Panduan perilakunya antara lain:
Memberikan kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi.
Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah.
Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama.
Contoh dalam pekerjaan
Tidak semua pekerjaan dapat diselesaikan oleh satu orang atau satu bidang.
Kolaborasi dapat dilakukan dengan:
Berkomunikasi dengan bidang lain.
Berbagi informasi yang memang dapat dibagikan.
Menghargai kontribusi rekan kerja.
Melibatkan pihak terkait sesuai tugas dan kewenangan.
Mengutamakan tujuan organisasi daripada kepentingan kelompok tertentu.
Kolaborasi yang baik bukan sekadar bekerja bersama, tetapi menghasilkan nilai tambah untuk mencapai tujuan bersama.
BerAKHLAK Bukan Sekadar Slogan
BerAKHLAK akan kehilangan makna apabila hanya dipasang di spanduk, banner, ruang pelayanan, atau media sosial tanpa diterapkan dalam pekerjaan.
Kementerian PANRB pernah menegaskan bahwa BerAKHLAK diharapkan tidak berhenti sebagai jargon, tetapi menjadi nilai karakter yang dapat terlihat dalam sikap, perbuatan, perkataan, dan pengabdian ASN.
Karena itu, penerapan BerAKHLAK sebenarnya dapat dimulai dari hal-hal sederhana.
Datang dan bekerja dengan penuh tanggung jawab.
Memberikan pelayanan dengan ramah.
Menyelesaikan pekerjaan dengan teliti.
Mau belajar ketika ada perubahan.
Menghargai rekan kerja.
Menjaga amanah.
Dan bersedia bekerja sama untuk mencapai tujuan organisasi.
Hal-hal sederhana tersebut merupakan bagian dari budaya kerja yang ingin dibangun melalui nilai dasar ASN BerAKHLAK.
Hubungan BerAKHLAK dengan Kinerja ASN
BerAKHLAK bukan hanya berkaitan dengan sikap pribadi.
Nilai-nilai tersebut juga berkaitan dengan bagaimana ASN melaksanakan tugas dan mencapai kinerja.
BKN menjelaskan bahwa nilai dasar BerAKHLAK menjadi dasar penguatan budaya kerja di instansi pemerintah dan mendukung pencapaian kinerja individu serta tujuan organisasi. BKN juga mencantumkan BerAKHLAK sebagai dasar perilaku ASN dalam pengelolaan kinerja.
Dengan demikian, seorang ASN tidak cukup hanya menghasilkan pekerjaan.
Cara pekerjaan tersebut dilakukan juga penting.
Hasil kerja yang baik perlu disertai perilaku kerja yang sesuai dengan nilai dasar ASN.
Bangga Melayani Bangsa
Selain core values BerAKHLAK, ASN memiliki employer branding “Bangga Melayani Bangsa.”
Semboyan tersebut menggambarkan semangat ASN dalam menjalankan perannya sebagai bagian dari pemerintahan dan pelayan masyarakat.
Menjadi ASN berarti memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai tugas, fungsi, kewenangan, dan ketentuan yang berlaku.
Karena itu, semangat Bangga Melayani Bangsa seharusnya tidak hanya terlihat pada kegiatan resmi, tetapi juga dalam pekerjaan sehari-hari.
Cara Sederhana Menerapkan BerAKHLAK Setiap Hari
Tidak perlu menunggu kegiatan khusus untuk menerapkan BerAKHLAK.
ASN dapat memulainya dari kebiasaan sederhana:
Berorientasi Pelayanan
Tanyakan: Apakah pelayanan yang saya berikan sudah membantu?
Akuntabel
Tanyakan: Apakah saya sudah bertanggung jawab atas pekerjaan dan amanah yang diberikan?
Kompeten
Tanyakan: Apa kemampuan baru yang perlu saya pelajari?
Harmonis
Tanyakan: Apakah saya sudah menghargai rekan kerja dan menciptakan suasana kerja yang baik?
Loyal
Tanyakan: Apakah saya sudah menjaga amanah, nama baik instansi, dan kepentingan bangsa serta negara?
Adaptif
Tanyakan: Apakah saya mau belajar dan menyesuaikan diri terhadap perubahan?
Kolaboratif
Tanyakan: Apakah saya sudah membuka ruang kerja sama untuk mencapai tujuan bersama?
Jika kebiasaan-kebiasaan tersebut dilakukan secara konsisten, nilai BerAKHLAK tidak lagi sekadar tulisan di dinding kantor, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja.
Penutup
ASN BerAKHLAK merupakan tujuh nilai dasar yang menjadi pedoman bersama ASN dalam bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Berorientasi Pelayanan mengajarkan ASN untuk memberikan pelayanan terbaik. Akuntabel mengajarkan tanggung jawab. Kompeten mendorong ASN untuk terus belajar. Harmonis mengajarkan penghargaan terhadap sesama. Loyal menguatkan dedikasi kepada bangsa dan negara. Adaptif mendorong kemampuan menghadapi perubahan. Sementara Kolaboratif mengajarkan pentingnya kerja sama.
Ketujuh nilai tersebut saling melengkapi.
Pada akhirnya, keberhasilan penerapan BerAKHLAK bukan hanya dapat dilihat dari seberapa sering nilai tersebut disebutkan, tetapi dari bagaimana nilai itu benar-benar terlihat dalam perilaku dan pekerjaan ASN sehari-hari.
BerAKHLAK bukan sekadar slogan. BerAKHLAK adalah nilai yang perlu diwujudkan dalam cara ASN berpikir, bekerja, dan melayani.
Sumber Resmi
Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021 tentang Implementasi Core Values dan Employer Branding ASN.
Kementerian PANRB — Akselerasi Transformasi ASN, BerAKHLAK Jadi Komitmen Bersama Pimpinan dan Seluruh ASN.
KMS Manajemen ASN BKN — ASN BerAKHLAK dan Panduan Perilaku.
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif. Untuk pelaksanaan kedinasan, ASN tetap perlu mengacu pada peraturan dan kebijakan yang berlaku di instansi masing-masing.
