Manfaat Pare untuk Kesehatan, Tips Mengurangi Rasa Pahit dan Cara Mengolahnya
![]() |
Manfaat Pare untuk Kesehatan, Tips Menghilangkan Rasa Pahit, dan Cara Mengolahnya
Pare merupakan salah satu sayuran yang cukup mudah ditemukan di pasar maupun supermarket. Bentuknya unik dengan permukaan kulit yang bergerigi, sedangkan rasanya terkenal pahit.
Meski memiliki rasa yang khas, pare tetap banyak digemari karena dapat diolah menjadi berbagai macam hidangan, mulai dari tumis pare, pare tumis telur, pare isi, hingga campuran sup.
Selain dapat menjadi pilihan sayuran untuk menu sehari-hari, pare juga mengandung berbagai zat gizi. Namun, tidak sedikit orang yang menghindarinya karena belum mengetahui cara membuat pare agar rasa pahitnya lebih ringan.
Padahal, dengan cara memilih, membersihkan, dan mengolah yang tepat, rasa pahit pare dapat dikurangi sehingga lebih mudah dinikmati.
Artikel ini membahas manfaat pare untuk kesehatan, tips mengurangi rasa pahit pare, serta cara mengolah pare yang praktis di rumah .
Apa Itu Pare?
Pare atau peria merupakan sayuran yang memiliki nama ilmiah Momordica charantia . Sayuran ini banyak digunakan dalam masakan Asia, termasuk Indonesia.
Pare biasanya memiliki warna hijau dengan permukaan kulit yang khas. Bagian dalamnya memiliki biji yang dapat dibuang sebelum dimasak.
Rasa pahit merupakan salah satu karakter alami pare. Tingkat kepahitannya dapat berbeda-beda tergantung jenis, tingkat kematangan, kondisi buah, dan cara pengolahannya.
Karena memiliki rasa yang khas, pare biasanya diolah bersama berbagai bumbu atau bahan makanan lain agar rasanya lebih seimbang.
Manfaat Pare untuk Kesehatan
Pare mengandung udara, serat, vitamin, mineral, dan berbagai senyawa tumbuhan.
Mengonsumsi pare sebagai bagian dari pola makan yang beragam dan seimbang dapat membantu melengkapi kebutuhan zat gizi sehari-hari.
Berikut beberapa manfaat pare yang menarik untuk diketahui.
1.Membantu Memenuhi Kebutuhan Serat
Pare mengandung serat yang dapat membantu melengkapi kebutuhan serat harian.
Serat dari makanan penting untuk mendukung fungsi sistem pencernaan. Oleh karena itu, pare dapat menjadi salah satu pilihan sayuran untuk melengkapi menu sehari-hari.
Agar kebutuhan serat lebih beragam, konsumsi pare sebaiknya tetap disertai berbagai jenis sayuran, buah, dan sumber makanan berserat lainnya.
2. Mengandung Vitamin dan Mineral
Pare mengandung beberapa vitamin dan mineral, termasuk vitamin C dan sejumlah mineral.
Kandungan tersebut membuat pare dapat menjadi salah satu pilihan sayuran dalam pola makan yang beragam.
Namun kandungan zat gizi setiap bahan makanan dapat berbeda tergantung jenis, kondisi penyimpanan, dan cara pengolahannya.
3. Mengandung Senyawa Antioksidan
Pare mengandung berbagai senyawa tumbuhan yang memiliki aktivitas antioksidan.
Antioksidan membantu melindungi sel tubuh dari stres oksidatif yang dapat terjadi akibat radikal bebas.
Meski demikian, manfaat tersebut tidak berarti pare dapat digunakan untuk menggantikan obat atau terapi medis.
4. Menjadi Pilihan Sayuran dengan Kalori Relatif Rendah
Pare dapat menjadi salah satu pilihan sayuran untuk menu sehari-hari.
Jika diolah dengan bahan sederhana dan tidak menggunakan minyak secara berlebihan, pare dapat menjadi bagian dari menu yang lebih seimbang.
Cara memasak juga perlu diperhatikan. Pare yang digoreng dengan banyak minyak tentu berbeda dengan pare yang ditumis menggunakan sedikit minyak.
5. Membantu Menambah Variasi Menu Sayuran
Mengonsumsi berbagai jenis sayuran dapat membantu membuat menu makanan menjadi lebih beragam.
Jika selama ini keluarga lebih sering mengonsumsi bayam, kangkung, wortel, atau kol, pare dapat menjadi salah satu pilihan sayuran lain yang menarik untuk dicoba.
Dengan pengolahan yang tepat, rasa pahit pare justru bisa menjadi ciri khas yang membuat masakan terasa berbeda.
Mengapa Pare Terasa Pahit?
Rasa pahit pada pare berasal dari senyawa alami yang terdapat di dalamnya.
Bagian dalam pare yang berwarna putih dan bijinya biasanya dibersihkan sebelum dimasak. Cara membersihkan dan mengolah pare dapat memengaruhi rasa akhir masakan.
Karena itu, jika Anda kurang menyukai rasa pahit, jangan langsung menganggap pare tidak enak.
Cobalah mengurangi rasa pahitnya terlebih dahulu dengan beberapa teknik sederhana.
Tips Menghilangkan atau Mengurangi Rasa Pahit Pare
Perlu diketahui bahwa rasa pahit pare merupakan karakter alaminya sehingga tidak selalu dapat dihilangkan sepenuhnya.
Namun, beberapa cara berikut dapat membantu mengurangi rasa pahit pare.
1. Pilih Pare yang Masih Segar
Saat membeli pare, pilih buah yang masih segar, teksturnya cukup keras, dan tidak memiliki bagian yang lembek atau rusak.
Pare yang segar akan lebih mudah diolah dan menghasilkan tekstur yang lebih baik setelah dimasak.
2. Belah dan Buang Bijinya
Potong pare menjadi dua bagian memanjang.
Gunakan sendok untuk mengeruk bagian putih di dalamnya, kemudian keluarkan bijinya.
Setelah bagian dalam pare dibersihkan, pare siap diiris sesuai kebutuhan.
Untuk memudahkan proses memotong sayuran, gunakan pisau dapur yang tajam dan nyaman digunakan.
👉 Cek pilihan pisau dapur di Shopee
Pilih pisau sesuai kebutuhan dan tetap berhati-hati saat menggunakannya.
3. Iris Pare Tipis-Tipis
Setelah dibersihkan, iris pare sesuai kebutuhan.
Irisan yang lebih tipis dapat membuat bumbu lebih mudah meresap dan membantu proses memasak menjadi lebih cepat.
Gunakan talenan yang stabil agar proses mengiris lebih aman.
4. Remas dengan Garam
Masukkan irisan pare ke dalam wadah.
Tambahkan sedikit garam, kemudian remas perlahan sampai pare mengeluarkan cairan.
Diamkan beberapa menit, kemudian bilas dengan air bersih.
Cara ini banyak digunakan dalam pengolahan pare rumahan untuk membantu mengurangi rasa pahit.
5. Rebus Sebentar
Cara lain yang dapat dicoba adalah merebus pare sebentar sebelum dimasak.
Setelah direbus, tiriskan pare kemudian lanjutkan ke proses memasak.
Hindari merebus terlalu lama agar teksturnya tidak terlalu lembek.
6. Gunakan Bumbu yang Tepat
Bawang merah, bawang putih, cabai, telur, tahu, tempe, kecap, dan berbagai bumbu lainnya dapat membantu membuat rasa pare menjadi lebih seimbang.
Anda dapat menyesuaikan rasa gurih, pedas, dan bumbu lainnya dengan selera keluarga.
Cara Mengolah Pare agar Lebih Enak
Ada banyak cara mengolah pare. Anda tidak harus menggunakan resep yang rumit.
Berikut beberapa cara sederhana yang dapat dicoba di rumah.
1. Tumis Pare Sederhana
Tumis pare merupakan salah satu cara paling mudah untuk menikmati sayuran ini.
Bahan:
Pare secukupnya
Bawang merah
Bawang putih
Cabai
Garam secukupnya
Sedikit minyak
Bumbu tambahan sesuai selera
Cara membuat:
Bersihkan pare, buang biji dan bagian putih di dalamnya, kemudian iris tipis.
Lakukan proses pengurangan rasa pahit dengan garam jika diperlukan.
Panaskan sedikit minyak, kemudian tumis bawang merah, bawang putih, dan cabai hingga harum.
Masukkan pare dan masak hingga tingkat kematangan yang diinginkan.
Tambahkan garam dan bumbu sesuai selera.
Sajikan selagi hangat.
2. Pare Tumis Telur
Jika Anda kurang menyukai rasa pare yang terlalu kuat, pare tumis telur bisa menjadi pilihan.
Telur memberikan rasa gurih yang dapat membuat rasa pahit pare menjadi lebih seimbang.
Cara membuat:
Tumis bawang merah, bawang putih, dan cabai hingga harum.
Masukkan pare yang sudah dibersihkan dan dikurangi rasa pahitnya.
Setelah pare mulai layu, masukkan telur kemudian aduk sampai matang.
Tambahkan garam atau bumbu sesuai selera.
Pare tumis telur dapat dinikmati bersama nasi hangat sebagai menu sederhana untuk keluarga.
3. Pare Isi
Pare juga dapat diolah menjadi pare isi.
Pare dibelah kemudian dibersihkan bagian dalamnya.
Setelah itu, pare dapat diisi dengan campuran daging cincang, tahu, ikan, atau bahan lain sesuai selera.
Pare isi dapat dikukus atau dimasak menggunakan kuah berbumbu.
Cara ini cocok bagi Anda yang ingin mencoba variasi olahan pare selain tumisan.
4. Pare sebagai Campuran Sup
Bagi yang belum terbiasa dengan rasa pare, memasukkannya ke dalam sup bisa menjadi pilihan.
Pare dapat dicampurkan dengan wortel, tahu, jagung, atau bahan makanan lainnya.
Kuah dan bahan tambahan dapat membuat rasa pare menjadi lebih ringan.
Tips Memasak Pare agar Tidak Terlalu Pahit
Jika baru mulai mengonsumsi pare, Anda tidak perlu langsung menggunakan pare dalam jumlah banyak.
Cobalah beberapa tips berikut:
Pilih pare yang masih segar.
Bersihkan bagian dalam pare dengan baik.
Buang bijinya.
Iris pare sesuai kebutuhan.
Remas dengan sedikit garam.
Bilas sebelum dimasak.
Gunakan bumbu yang cukup untuk menyeimbangkan rasa.
Campurkan dengan telur, tahu, atau bahan makanan lainnya.
Jangan memasaknya terlalu lama agar teksturnya tetap enak.
Yang paling penting adalah menyesuaikan cara pengolahan dengan selera keluarga.
Peralatan Dapur untuk Mengolah Pare
Mengolah pare sebenarnya tidak membutuhkan banyak peralatan khusus.
Pisau dapur, talenan, sendok, wadah, dan saringan sudah cukup untuk melakukan sebagian besar proses persiapan.
Namun, bagi Anda yang cukup sering memasak di rumah, perlengkapan dapur yang praktis dapat membantu membuat pekerjaan menjadi lebih mudah.
Beberapa perlengkapan yang dapat digunakan antara lain:
Pisau dapur
Talenan
Saringan
Wadah makanan
Alat pemotong sayuran
Wadah untuk mencuci sayuran
Jika sedang mencari perlengkapan dapur untuk membantu aktivitas memasak sehari-hari, Anda dapat melihat berbagai pilihan yang tersedia di Shopee.
👉 Lihat perlengkapan dapur pilihan di Shopee
Sebelum membeli, perhatikan fungsi, ukuran, bahan, dan ulasan pembeli agar produk yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan.
Tips Memilih Peralatan Dapur
Tidak semua peralatan dapur harus dibeli sekaligus.
Jika baru mulai melengkapi dapur, memprioritaskan peralatan yang memang sering digunakan.
Untuk mengolah sayuran seperti pare, beberapa peralatan dasar seperti pisau, talenan, wadah, dan saringan sudah sangat membantu.
Jika menemukan produk yang menarik di Shopee, sebaiknya perhatikan beberapa hal sebelum membeli:
Disesuaikan dengan kebutuhan.
memeriksa ukuran produk.
Perhatikan bahan yang digunakan.
Baca ulasan pembeli.
Bandingkan harga dengan produk sejenis.
Pastikan fungsi produk sesuai dengan kebutuhan.
Dengan cara tersebut, belanja peralatan dapur dapat menjadi lebih terarah dan tidak sekedar membeli karena tertarik dengan tampilannya.
Catatan Penting tentang Konsumsi Pare
Pare merupakan bahan makanan yang dapat menjadi bagian dari pola makan yang beragam.
Namun, jangan menganggap pare sebagai obat untuk penyakit tertentu.
Jika seseorang memiliki kondisi kesehatan khusus, sedang mengonsumsi obat, sedang hamil, atau ingin mengonsumsi pare dalam jumlah besar maupun bentuk ekstrak atau suplemen, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan terlebih dahulu.
Untuk konsumsi sehari-hari, utamakan pare sebagai bagian dari makanan yang bervariasi dan seimbang.
Kesimpulan
Pare memang terkenal dengan rasa pahitnya. Namun, rasa tersebut dapat dibuat lebih ringan dengan cara pengolahan yang tepat.
Mulai dari memilih pare yang masih segar, membuang biji dan bagian putih di dalamnya, mengirisnya, meremas dengan garam, membilas, hingga memasaknya dengan bumbu yang sesuai.
Pare juga mengandung serat, vitamin, mineral, dan berbagai senyawa tumbuhan sehingga dapat menjadi salah satu pilihan sayuran dalam menu sehari-hari.
Jika Anda belum terbiasa dengan rasa pare, cobalah membuat tumis pare telur terlebih dahulu. Rasanya sederhana dan mudah disesuaikan dengan selera.
Untuk membantu proses memasak, Anda juga dapat menggunakan perlengkapan dapur yang sesuai kebutuhan.
Masak pare tidak harus selalu terasa sangat pahit. Dengan teknik pengolahan yang tepat, pare bisa menjadi hidangan sederhana, lezat, dan menarik untuk menjadi bagian dari variasi menu keluarga.
