Manfaat Jagung Manis untuk Kesehatan: Kandungan Nutrisi, Hasil Penelitian, dan Resep Lezat - Coesmana Family
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Manfaat Jagung Manis untuk Kesehatan: Kandungan Nutrisi, Hasil Penelitian, dan Resep Lezat

 

kandungan nutrisi jagung manis
Jagung manis mengandung karbohidrat, serat, protein, kalium, magnesium, fosfor, dan sejumlah zat gizi lainnya.
resep dari jagung manis
Jagung Manis dapat dibuat untuk berbagai jenis makanan


Manfaat Jagung Manis untuk Kesehatan

Jagung manis merupakan salah satu bahan makanan yang mudah ditemukan dan cukup populer di Indonesia. Rasanya yang manis alami membuat jagung sering diolah menjadi berbagai makanan, mulai dari jagung rebus, sup, bakwan, puding, kue, hingga minuman.

Selain rasanya enak, jagung manis juga mengandung berbagai zat gizi. Jagung matang dapat menjadi sumber karbohidrat, serat, protein, mineral, serta sejumlah vitamin dan senyawa fitokimia.

Yang menarik, jagung kuning juga mengandung lutein dan zeaxanthin, yaitu karotenoid yang dikenal sebagai komponen penting pada makula mata.

Lantas, apa saja manfaat jagung manis bagi kesehatan?

Kandungan Nutrisi Jagung Manis

Berdasarkan data komposisi pangan yang merujuk pada USDA, setiap 100 gram jagung manis kuning yang telah direbus dan ditiriskan tanpa garam mengandung sekitar:

  • 96 kkal energi

  • 20,98 gram karbohidrat

  • 3,41 gram protein

  • 1,5 gram lemak

  • 2,4 gram serat

  • 218 mg kalium

  • 77 mg fosfor

  • 26 mg magnesium

  • 0,62 mg zinc

Jumlah tersebut dapat berbeda tergantung varietas jagung dan cara pengolahan.

Jagung juga mengandung berbagai senyawa bioaktif, termasuk karotenoid dan senyawa fenolik. Penelitian terhadap berbagai produk jagung menemukan bahwa kandungan lutein, zeaxanthin, serta polifenol dapat berbeda tergantung jenis jagung dan proses pengolahannya.

1. Jagung Manis Mengandung Serat

Salah satu alasan jagung menarik untuk dimasukkan ke dalam menu sehari-hari adalah kandungan seratnya.

Dalam 100 gram jagung manis matang terdapat sekitar 2,4 gram serat. Serat merupakan bagian penting dari pola makan karena membantu memenuhi kebutuhan serat harian dan mendukung fungsi pencernaan.

Jagung juga mengandung serat yang sebagian besar berupa serat tidak larut. Selain itu, jagung yang telah dimasak dan kemudian didinginkan dapat mengandung pati resisten yang memiliki karakteristik menyerupai serat dalam sistem pencernaan.

Namun, manfaat ini tetap perlu didukung dengan konsumsi sayuran, buah, kacang-kacangan, dan sumber serat lainnya.

2. Mengandung Lutein dan Zeaxanthin

Jagung kuning merupakan salah satu sumber makanan yang mengandung lutein dan zeaxanthin.

Kedua senyawa tersebut merupakan karotenoid yang terdapat pada makula mata. Penelitian mengenai jagung manis menunjukkan bahwa lutein dan zeaxanthin merupakan karotenoid utama yang berkontribusi terhadap warna kuning jagung.

Karena tubuh tidak dapat membuat lutein dan zeaxanthin sendiri dalam jumlah yang diperlukan dari nol, kedua senyawa tersebut diperoleh melalui makanan.

Hal ini membuat jagung kuning dapat menjadi salah satu pilihan makanan untuk membantu menambah asupan karotenoid dalam pola makan yang beragam.

Catatan: mengonsumsi jagung bukan berarti dapat mencegah atau mengobati gangguan mata. Jagung sebaiknya dipandang sebagai salah satu sumber nutrisi dalam pola makan seimbang.

3. Menyumbang Asupan Energi

Jagung mengandung karbohidrat yang dapat digunakan tubuh sebagai sumber energi.

Dalam 100 gram jagung manis matang terdapat sekitar 21 gram karbohidrat. Karena itu, jagung dapat digunakan sebagai salah satu sumber karbohidrat dalam menu makan.

Jagung juga mengandung protein dalam jumlah sedang, meskipun kandungan proteinnya tidak setara dengan sumber protein seperti telur, ikan, daging, susu, atau kacang-kacangan.

Untuk mendapatkan menu yang lebih seimbang, jagung dapat dipadukan dengan sumber protein dan sayuran.

4. Mengandung Mineral seperti Magnesium dan Kalium

Jagung manis menyediakan beberapa mineral, termasuk magnesium, fosfor, kalium, dan zinc.

Kalium merupakan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi normal, sementara magnesium berperan dalam berbagai proses metabolisme tubuh.

Namun, jumlah mineral dalam jagung tidak berarti bahwa jagung merupakan satu-satunya sumber mineral yang dibutuhkan tubuh. Pola makan tetap perlu dibuat beragam.

5. Mengandung Senyawa Antioksidan

Jagung mengandung berbagai senyawa fitokimia, termasuk karotenoid dan senyawa fenolik.

Sebuah penelitian yang membandingkan berbagai jenis jagung dan produk jagung menemukan keberadaan lutein, zeaxanthin serta berbagai senyawa fenolik. Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa proses pengolahan dapat memengaruhi kadar senyawa-senyawa tersebut.

Karena itu, cara memasak juga menjadi hal yang menarik untuk diperhatikan.

Mengolah jagung secara sederhana dapat menjadi pilihan jika ingin menikmati rasa dan kandungan nutrisinya tanpa terlalu banyak tambahan gula, garam, atau lemak.

6. Jagung Bisa Menjadi Pilihan Menu yang Praktis

Jagung memiliki kelebihan lain: mudah dikombinasikan dengan berbagai bahan makanan.

Jagung dapat dimasukkan ke dalam:

  • sup sayuran

  • tumisan

  • salad

  • nasi jagung

  • perkedel

  • bakwan

  • bubur

  • puding

  • kue

  • minuman

Dengan demikian, jagung tidak harus selalu dikonsumsi dalam bentuk jagung rebus.

Apa Kata Penelitian tentang Jagung?

Beberapa penelitian telah melihat kandungan nutrisi dan fitokimia pada jagung.

Salah satu penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Food Science and Technology menganalisis kandungan zat gizi, mineral, xanthophyll, dan senyawa fenolik pada berbagai jenis jagung serta produk olahannya.

Penelitian tersebut menemukan bahwa lutein dan zeaxanthin merupakan kelompok karotenoid yang terdapat pada jagung. Penelitian tersebut juga menemukan bahwa proses pengolahan tertentu dapat menyebabkan penurunan kandungan xanthophyll dan polifenol.

Penelitian lain secara khusus membahas zeaxanthin pada jagung manis. Peneliti menjelaskan bahwa jagung manis kuning merupakan salah satu sumber makanan yang cukup baik untuk zeaxanthin dibandingkan banyak sumber makanan lainnya.

Sementara itu, penelitian mengenai produk jagung yang telah diproses menunjukkan bahwa kandungan lutein dan zeaxanthin dapat sangat bervariasi tergantung varietas, produk, serta metode pengolahan.

Artinya, tidak semua olahan jagung memiliki kandungan nutrisi yang sama.

Jagung yang direbus sederhana tentu berbeda dengan jagung yang dibuat menjadi makanan dengan banyak gula, mentega, santan, atau minyak.

Cara Mengolah Jagung agar Tetap Menjadi Pilihan Sehat

Jagung sebenarnya fleksibel untuk diolah. Yang perlu diperhatikan adalah bahan tambahan yang digunakan.

Beberapa pilihan yang bisa dilakukan:

  1. Rebus atau kukus jagung.

  2. Tambahkan jagung ke dalam sup sayuran.

  3. Gunakan jagung sebagai campuran salad.

  4. Padukan jagung dengan telur, ikan, ayam, atau kacang-kacangan.

  5. Batasi tambahan gula berlebihan pada minuman jagung.

  6. Jangan terlalu sering mengolah jagung dengan cara digoreng.

  7. Gunakan garam secukupnya.

Dengan cara tersebut, jagung dapat menjadi bagian dari pola makan yang lebih beragam.

5 Resep Jagung Manis yang Mudah Dibuat

1. Jagung Susu Keju Sederhana

Bahan:

  • 2 buah jagung manis

  • 2–3 sendok makan susu kental manis

  • 2 sendok makan keju parut

  • 1 sendok makan margarin

  • Sedikit garam

Cara membuat:

  1. Pipil jagung manis.

  2. Kukus jagung sampai matang.

  3. Masukkan jagung ke dalam mangkuk.

  4. Tambahkan sedikit margarin.

  5. Beri susu kental manis dan keju parut.

  6. Aduk rata.

  7. Sajikan selagi hangat.

Tips: Jika ingin mengurangi gula tambahan, gunakan susu tanpa gula atau kurangi jumlah susu kental manis.


2. Sup Jagung Telur

Bahan:

  • 2 buah jagung manis

  • 1 butir telur

  • 1 buah wortel

  • 2 batang daun bawang

  • 2 siung bawang putih

  • 700 ml air atau kaldu

  • 1 sendok makan tepung maizena

  • Garam secukupnya

  • Merica secukupnya

Cara membuat:

  1. Pipil jagung dan potong wortel kecil-kecil.

  2. Tumis bawang putih sampai harum.

  3. Masukkan air atau kaldu.

  4. Masukkan jagung dan wortel.

  5. Masak sampai sayuran matang.

  6. Kocok telur.

  7. Tuangkan telur perlahan sambil diaduk.

  8. Larutkan maizena dengan sedikit air.

  9. Masukkan larutan maizena sambil terus diaduk.

  10. Tambahkan garam dan merica secukupnya.

  11. Masukkan daun bawang.

  12. Sajikan hangat.

Sup ini bisa menjadi pilihan menu keluarga karena jagung dipadukan dengan sayuran dan telur sebagai sumber protein.


3. Bakwan Jagung Renyah

Bahan:

  • 2 buah jagung manis

  • 100 gram tepung terigu

  • 1 batang daun bawang

  • 2 siung bawang putih

  • 1 butir telur

  • Air secukupnya

  • Garam secukupnya

  • Merica secukupnya

  • Minyak untuk menggoreng

Cara membuat:

  1. Pipil jagung.

  2. Campurkan jagung dengan tepung terigu.

  3. Tambahkan telur dan daun bawang.

  4. Masukkan bawang putih yang telah dihaluskan.

  5. Tambahkan garam dan merica.

  6. Tuangkan air sedikit demi sedikit.

  7. Aduk hingga menjadi adonan yang tidak terlalu cair.

  8. Panaskan minyak.

  9. Ambil satu sendok adonan.

  10. Goreng sampai matang dan berwarna keemasan.

  11. Tiriskan.

Untuk konsumsi sehari-hari, porsinya tetap perlu diperhatikan karena makanan yang digoreng menyumbang minyak tambahan.


4. Puding Jagung Manis

Bahan:

  • 2 buah jagung manis

  • 500 ml susu cair

  • 1 bungkus agar-agar plain

  • 3–4 sendok makan gula pasir

  • 100 ml air

  • Sedikit garam

Cara membuat:

  1. Pipil jagung.

  2. Blender jagung dengan air.

  3. Saring jika ingin tekstur puding lebih halus.

  4. Campurkan jagung dengan susu.

  5. Tambahkan agar-agar, gula, dan sedikit garam.

  6. Masak sambil terus diaduk.

  7. Setelah mendidih, matikan api.

  8. Tuang ke dalam cetakan.

  9. Dinginkan sampai mengeras.

  10. Sajikan.

Jumlah gula dapat disesuaikan dengan selera.


5. Smoothie Jagung Pisang

Bahan:

  • 1 buah jagung manis yang sudah dikukus

  • 1 buah pisang matang

  • 200 ml susu

  • Es batu secukupnya

  • 1 sendok teh madu, opsional

Cara membuat:

  1. Pisahkan biji jagung dari tongkolnya.

  2. Masukkan jagung, pisang, dan susu ke dalam blender.

  3. Tambahkan es batu.

  4. Blender sampai halus.

  5. Cicipi.

  6. Tambahkan sedikit madu jika diperlukan.

  7. Sajikan segera.

Jika pisang sudah cukup manis, madu sebenarnya tidak wajib ditambahkan.

Mana yang Lebih Baik: Jagung Rebus atau Olahan Jagung?

Jawabannya tergantung bahan tambahan dan cara memasaknya.

Jagung rebus atau kukus sederhana memungkinkan kita menikmati jagung tanpa tambahan banyak gula, garam, atau minyak.

Sementara itu, makanan seperti bakwan jagung dapat mengandung minyak lebih banyak karena proses penggorengan.

Begitu juga dengan minuman atau dessert jagung yang menggunakan gula, susu kental manis, santan, atau bahan pemanis dalam jumlah banyak.

Jadi, bukan berarti semua makanan berbahan jagung otomatis sehat. Bahan tambahan dan porsinya tetap penting.

Kesimpulan

Jagung manis bukan hanya makanan yang lezat dan mudah diolah. Jagung juga menyediakan karbohidrat, serat, protein, mineral, serta berbagai senyawa fitokimia.

Kandungan lutein dan zeaxanthin menjadi salah satu hal menarik dari jagung kuning. Penelitian menunjukkan bahwa jagung merupakan salah satu sumber makanan yang mengandung kedua karotenoid tersebut.

Jagung juga dapat membantu menambah asupan serat dalam menu sehari-hari. Data nutrisi menunjukkan sekitar 2,4 gram serat terdapat dalam setiap 100 gram jagung manis matang.

Namun, manfaat jagung sebaiknya dilihat sebagai bagian dari pola makan bergizi dan beragam, bukan sebagai makanan yang dapat menyembuhkan penyakit tertentu.

Agar lebih sehat, pilih pengolahan sederhana seperti direbus, dikukus, atau dicampurkan ke dalam sup dan salad. Jika membuat kue, puding, atau minuman jagung, perhatikan jumlah gula dan bahan tambahan yang digunakan.

Dengan pengolahan yang tepat, jagung manis bisa menjadi bahan makanan yang lezat, praktis, dan bernutrisi untuk keluarga.

🛒 Rekomendasi Belanja untuk Mengolah Jagung Manis

Ingin langsung mencoba resep jagung manis di rumah? Beberapa peralatan dapur berikut bisa membantu membuat proses memasak menjadi lebih praktis.

1. Pemipil Jagung Manual

Kalau sering mengolah jagung, alat pemipil bisa membantu memisahkan biji jagung dari tongkol dengan lebih cepat.

Salah satu pilihan yang tersedia di Shopee adalah Pemipil Jagung  Harganya relatif terjangkau dan desainnya praktis untuk penggunaan di rumah.

👉 Cek pemipil jagung di Shopee

2. Blender Portable

Blender dapat digunakan untuk membuat smoothie jagung, menghaluskan jagung untuk puding, atau mengolah berbagai bahan makanan lainnya.

Salah satu pilihan blender portable yang tersedia melalui Shopee adalah blender mini dengan enam mata pisau.  Juice Blender portable dengan enam mata pisau

3. Kukusan

Kukusan akan berguna untuk membuat jagung kukus, puding, maupun berbagai kue kukus. Pilihan kukusan stainless steel dua atau tiga susun juga tersedia di Shopee. Kukusan Stainless Steel freemir

4. Parutan Keju

Untuk resep jagung susu keju, parutan keju merupakan salah satu peralatan sederhana yang cukup berguna. Pilihan parutan keju stainless steel juga tersedia di Shopee. Parutan keju stainless steel

💡 Pilih Sesuai Kebutuhan

Tidak perlu membeli semuanya sekaligus. Jika baru ingin mencoba resep jagung di rumah, pemipil jagung dan kukusan sudah cukup membantu. Blender bisa dipertimbangkan jika Anda ingin mencoba resep smoothie atau puding jagung.

Sebelum membeli, periksa kembali harga, ulasan, spesifikasi, dan ketersediaan produk di Shopee karena informasi produk dapat berubah sewaktu-waktu.